TentangLestari Penyu lahir dari keprihatinan sekelompok nelayan dan aktivis lingkungan di pesisir Makassar yang menyaksikan ancaman serius terhadap populasi penyu. Didirikan secara resmi pada 2015, komunitas ini berkomitmen melindungi penyu melalui pendekatan kolaboratif yang menggabungkan pengetahuan ilmiah dengan kearifan lokal. Awalnya hanya berupa aksi sederhana memindahkan telur penyu ke tempat aman, kini telah berkembang menjadi gerakan konservasi terorganisir yang melibatkan berbagai pihak.
Keunikan Lestari Penyu terletak pada model konservasi partisipatif. Nelayan yang dulunya mengambil telur penyu kini menjadi penjaga pantai terlatih. Relawan dari berbagai bidang berkontribusi sesuai keahliannya, mulai dari pemantauan hingga pengembangan teknologi sederhana. Akademisi turut serta memberikan pendampingan penelitian untuk memastikan setiap langkah kami berdasar ilmiah.
Dalam perjalanannya, kami telah membangun jaringan dengan 15 desa pesisir dan berbagai institusi. Setiap tahun, ribuan tukik berhasil kami bantu mencapai laut dengan selamat. Namun lebih dari angka, kebanggaan terbesar kami adalah melihat perubahan paradigma masyarakat yang kini menjadi pelaku aktif konservasi.